Overload Relay: Jenis, Diagram Koneksi, Dan Aplikasi

Overload relay yakni perangkat listrik yang digunakan untuk melindungi motor listrik dari panas berlebih. Makara sungguh penting untuk memiliki proteksi motorik yang memadai. Sebuah Motor listrik sanggup dioperasikan dengan kondusif dengan santunan overload relay, sekring atau pemutus sirkuit. Tetapi relay yang berlebihan melindungi motor sedangkan pemutus sirkuit atau sekring melindungi rangkaian.

Lebih tepatnya, sekring, serta pemutus sirkuit, dimaksudkan untuk mendeteksi arus berlebih dalam rangkaian, sedangkan overload relay dimaksudkan untuk mendeteksi panas berlebih bila motor listrik dipanaskan. Misalnya, overload relay sanggup menjelajah tanpa tersandung CB (circuit breaker / pemutus sirkuit). Satu tidak mengembalikan yang lain.

Artikel ini membahas pemahaman overload relay, jenis, dan cara kerjanya.

Apa itu Overload Relay?

Sebuah overload relay sanggup didefinisikan sebagai, itu yakni perangkat listrik khususnya dirancang untuk menggandakan prototipe pemanasan motor listrik, serta putus pemikiran arus ketika panas mendeteksi perangkat di relay meraih suhu tetap.

Perancangan overload relay sanggup dijalankan dengan penghangat ditambah dengan koneksi yang biasanya tertutup yang membuka ketika penghangat terlalu panas. Koneksi dari overload relay sanggup dihubungkan secara seri serta diposisikan di antara motor & kontaktor itu sendiri untuk menyingkir dari motor dari restart ketika keistimewaan beban perjalanan.

Jenis Overload Relay

Overload relay diklasifikasikan ke dalam dua jenis yakni thermal overload relay dan overload relay magnetik.

Thermal Overload Relay

Thermal overload relay yakni perangkat pelindung, dan yang khususnya dirancang untuk memotong daya setiap kali motor menggunakan terlampau banyak arus untuk periode waktu yang lama.

Untuk meraih ini, relay ini menambahkan relay NC (normally closed). Setelah supply arus ekstrem di seluruh rangkaian motor, maka relay akan terbuka alasannya suhu motor yang meningkat, suhu relay, bila tidak terdeteksi arus keistimewaan beban, menurut jenis relay.

Overload relay yakni perangkat listrik yang digunakan untuk melindungi motor listrik dari Overload Relay: Jenis, Diagram Koneksi, dan Aplikasi

Thermal overload relay terkait dengan pemutus sirkuit dalam konstruksi serta aplikasi; namun, sebagian besar pemutus sirkuit mengusik rangkaian/sirkuit bila keistimewaan beban terjadi bahkan untuk sesaat.

Ini sama-sama dirancang untuk mengkalkulasikan profil pemanasan motor; dengan demikian, keistimewaan beban mesti terjadi untuk periode yang lengkap sebelum rangkaian terputus. Thermal overload relay diklasifikasikan menjadi dua jenis yakni pot solder dan strip bimetal.

Magnetic Overload Relay

Overload relay magnetik sanggup dioperasikan dengan mendeteksi kekuatan medan magnet yang dihasilkan oleh pemikiran arus ke motor. Relay ini sanggup dibangun dengan inti magnet variabel di dalam coil yang menahan arus motor. Pengaturan fluks di dalam coil menyeret inti ke atas. Ketika inti meningkat cukup jauh, maka ia akan mengerjakan serangkaian koneksi pada puncak relay.

Overload relay yakni perangkat listrik yang digunakan untuk melindungi motor listrik dari Overload Relay: Jenis, Diagram Koneksi, dan Aplikasi

Perbedaan utama antara tipe relay tipe thermal dan magnetic yakni bahwa relay tipe magnetik tidak responsif kepada suhu sekitar. Umumnya, ini digunakan di area di mana pergantian ekstrem menampilkan dalam suhu lingkungan. Relay keistimewaan magnetik dikelompokkan menjadi dua jenis yakni elektronik dan dashpot.

Diagram Koneksi Overload Relay

Diagram pengkabelan dari overload relay ditunjukkan di bawah ini, dan koneksi dari suatu simbol overload relay mungkin terlihat seumpama dua tanda tanya bertentangan sebaliknya seumpama simbol 'S'. Kerja / fungsi overload relay dibahas di bawah ini.

Meskipun ada berbagai macam overload relay yang tersedia di pasaran, namun, tipe relay yang paling kerap yakni “overload relay bimetalik”. Perancangan relay ini sanggup dijalankan dengan menggunakan dua jenis strip logam yang berbeda, dan strip ini sanggup dihubungkan satu sama lain serta memperbesar dengan laju yang bervariasi ketika dipanaskan. Setiap kali strip dipanaskan pada suhu tertentu, maka strip sanggup memutar cukup jauh untuk memutus sirkuit ini.

Overload relay yakni perangkat listrik yang digunakan untuk melindungi motor listrik dari Overload Relay: Jenis, Diagram Koneksi, dan Aplikasi

Setiap kali pemikiran arus ke motor lebih dari apa yang dibebankan untuk pemanas, keistimewaan beban mengeksplorasi lebih dari beberapa detik. Kelas-kelas overload relay sanggup diklasifikasikan menjadi tiga jenis menurut durasi eksplorasi relay.

Overload relay Kelas 10, Kelas 20, dan Kelas 30 sanggup dieksplorasi selambat-lambatnya 10 detik, 20 detik, dan 30 detik. Salah satu karakteristik keselamatan utama dari relay ini yakni yang menghentikan motor dari mengawali kembali secara instan.

Misalnya, ketika overload relay mengeksplorasi dalam relay bimetal, maka sambungan bimetal NC (normally closed) akan membuka kunci rangkaian sampai strip menjadi dingin. Jika ada yang menjajal menekan sakelar start untuk menutup sakelar kontaktor, maka motor tidak akan dihidupkan.

Aplikasi Overload Relay

Aplikasi overload relay termasuk berikut ini.
  • Overload relay banyak digunakan untuk melindungi motor.
  • Overload relay sanggup digunakan untuk mendeteksi keadaan keistimewaan maupun keadaan gangguan & kemudian mendeklarasikan perintah perjalanan untuk perangkat pelindung.
  • Overload relay sudah bermetamorfosis metode mikroprosesor serta elektronik solid-state.
  • Overload relay menonaktifkan perangkat setiap kali menawan arus ekstrim.
Jadi, ini semua perihal pemahaman relay yang keistimewaan beban. Dari gunjingan di atas akhirnya, kita sanggup menyimpulkan bahwa ini yakni perangkat overload relay elektromekanis yang digunakan untuk rangkaian. Perangkat ini menyediakan proteksi yang konsisten untuk motor sedangkan kegagalan fase bila tidak terjadi keistimewaan beban.